Posts

Nadiem Makarim (Indonesian Education minister), at the handover of the Chancellor University of Indonesia (UI) December 2019.

Kutipan Pidato tanpa text Nadiem Makarim (Mentri Pendidikan Indonesia), pada acara serah terima Rektor UI Desember 2019 Kita memasuki era dimana hal-hal yang kemarin sifatnya formal dan memberikan proksi terhadap kualitas yang sekarang harus kita pertanyakan.   Kita memasuki era dimana gelar tidak menjamin kompetensi, kita memasuki era dimana kelulusan tidak menjamin kesiapan berkarya dan bekerja, kita memasuki era dimana akreditasi tidak menjamin mutu, kita memasuki era dimana masuk kelas tidak menjamin belajar. Untuk meningkatkan kualitas lulusan mahasiswa yang siap berkarya dan bekerja diperlukan 2 hal: 1.        Kemerdekaan Belajar.   Kemerdekaan belajar dimulai dari memberikan kebebasan atau otonomi kepada institusi-institusi, Lembaga-lembaga perguruan tinggi   harus merdeka dari berbagai manacam regulasi dan birokrasi, termasuk juga para dosen-nya.   Mahasiswa diberikan kemerdekaan sesuai dengan kepentingannya, kemauannya...

Learning to wait patiently is essential to your faith.

After waiting patiently, Abraham received what was promised” (Hebrews 6:15 NIV). When you’re waiting on God, remember that you’re in good company. Billions of saints before you have sat in God’s waiting room. You’re not alone. In fact, if you’re in the waiting room right now — maybe you’re waiting on a job, on an answer, or on a prayer — there are a lot of other people around you who are in that same situation. Hebrews 11:2 says, “People who lived in the past became famous because of faith” (ICB) — and every one of those people had to wait. Think about Hannah, who had to wait years to have the baby that she was praying God would give her. Think about Joseph, who had a God-given vision of being a ruler from a very young age but spent years in a prison for a crime he did not commit. Think of Moses, who wandered in the wilderness for 40 years while he waited to receive his next assignment and to know his purpose in life.  Think about Noah, who waited 120 years before it ...

You Have to Believe It Before You Can See It!

Faith is visualizing the future. It’s believing before you see it. Hebrews 11:1 says,  “Faith is the confidence that what we hope for will actually happen; it gives us assurance about things we cannot see”  (NLT).  How will you see 2018 through eyes of faith? A lot of people say, “I’ll believe it when I see it!” God says the exact opposite is true: “You will see it when you first believe it.” There are many things in life that have to be believed before they can be seen.  In 1961, the Soviet Union sent the first cosmonaut into space. When the cosmonaut returned to Earth, the Soviet leader Nikita Khrushchev declared they’d been to space and didn’t see any god there. About  10 months later , the United States sent John Glenn into space. He circled the earth three times on his Mercury mission, came back down, and told the world, “I saw God everywhere! I saw his glory in the galaxy. I saw his splendor in the universe. I saw his majesty in the stars....

Let Go of Your Need to Get Even

“Never avenge yourselves. Leave that to God, for he has said that he will repay those who deserve it” (Romans 12:19a TLB). The heart of real forgiveness is relinquishing your right to get even. The Bible says in Romans 12:19, “Never avenge yourselves. Leave that to God, for he has said that he will repay those who deserve it” (TLB). You say, “If I give up my right to get even with somebody who’s hurt me, then that’s unfair.” You’re right! It is unfair. But whoever said forgiveness is fair? Was it fair for Jesus Christ to forgive everything you’ve ever done wrong and let you go free? No. We don’t want God to be fair to us, though. We want God to be gracious to us. We all want justice for everybody else and forgiveness for ourselves. The truth is that life is not fair. And forgiveness is not fair. It’s called grace, and God has shown it to you. One day, God is going to have the last word. He’s going to settle the score. He’s going to right the wrong. Leave the justice part t...

BAGAIMANA AGAR TETAP ANTUSIAS

Roma 12:11-12 Untuk mencapai sasaran atau tujuan hidup saudara, saudara memerlukan satu hal  dan memeliharannya yaitu ANTUSIASME (Enthusiasm).  Ralph Waldo Emerson mengatakan, “ Nothing great is ever accomplished without enthusiasm.”  Saya mempercayai hal ini dan saya menemukan kebenaran dalam hal ini kita memerlukan  hasrat, hati yang membara atau antusiasme jika tidak kita tidak akan pernah menyelesaikan apapun yang menjadi tujuan hidup kita. Banyak orang mempertanyakan mengapa saya dapat bertahan dalam pekerjaan saya dengn Compassion lebih dari 25 tahun, bagaimana saya dapat mengerjakannya? Bagaimana saya tetap antusias memiliki hasrat dalam bekerja dengan Compassion, dari hari ke hari saya mengalami apa yang disebut dengan kesulitan, persoalan, tekanan dan kritik.  Bagaimana saya dapat bertahan selama 25 tahun lebih dengan situasi ini? Pikiran yang positip tidak cukup, mempercakapkan hal-hal yang optimis juga belum cukup.  Satu-satunya jala...

PENGENDALIAN DIRI (Self-Control) Vs PEMUASAN DIRI (Self-Indulgence)

Saudara musuh terbesar manusia bukan diluar dirinya tetapi di dalam dirinya.  Kalau dapat dihitung, harga yang harus dibayar sangat mahal ketika kita tidak dapat mengdalikan diri.  Contohnya ketika kita marah .  Bambang Budidjanto, Phd former RVP Compassion Int Asia Region pernah menceritakan sebuah kisah nyata yang terjadi di Amerika.  Seorang pria membawa pulang mobil yang baru dibelinya ke rumah.  Tidak lama kemudian anak kecilnya laki-laki melihat mobil baru tersebut kemudian ia mengambil sebuah lap yang ternyata itu adalah sebuah kain kasar dan mengosok gosokannya ke badan mobil baru ayahnya (Mungkin ia mau menolong ayahnya mencuci mobil seperti yang ayahnya sering lakukan, namun caranya yang salah).  Gosokan demi gosokan di badan mobil tersebut membuat goresan-goresan kasar dan cat mobil tersebut mengelupas serta menimbulkan bunyi yang kasar dan mengundang ayahnya berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi. Begitu kaget ayahnya ketika ia melihat m...

ORIENTASI YANG SALAH DALAM MELAYANI TUHAN

1 Raja-Raja 19:9-18 Pernakah kita melayani dan pada akhirnya kecewa karena keinginan atau tujuan pelayanan kita tidak pernah berhasil,  sehingga membuat kita kecewa?.  melayani Tuhan bukanlah seperti  pekerjaan, ada kesepakatan antara pengusaha dan karyawan dengan syarat-syarat  Compensation, benefit, Competency dan strategic goal untuk mencapai target atau hasil.  Apabila kita menerapkan hal-hal ini di dalam melayani Tuhan maka pasti kita akan dikecewakan. mengapa?  Karena melayani Tuhan adalah Panggilan yang di dorong oleh komitmen iman, kekudusan dan kesetian, bukan pekerjaan yang memerlukan kesepakatan dan syarat-syarat penghasilan, kompetensi dan tujuan strategi untuk mencapai target atau hasil. Tetapi syarat dari panggilan pelayanan hanyalah mengerti dan memahami kehendak Tuhan dalam hidup kita, dibayar atau tidakpun, berhasil atau tidakpun kita pasti tetap dengan rela dan senang hati melayani Tuhan. Belajar dari Elia,  sebagai seor...